Kelana Kota Lyn WK sebelum Pulkam

Libur 3 hari!!! Kesempatan emas buat balik ke faksi masing-masing(efek Insurgent, faksi = kampung halaman). Sedihnya, walaupun kuliah terakhir berakhir jam 3, aku gak bisa langsung pulang begitu saja seperti anak-anak lainnya karena jika nekat pulang di sore ini juga, sampai di Ponorogo nanti pasti sudah larut malam akut dan gak ada lagi angkutan yang menjangkau pelosok rumah.
Akhirnya, mau tidak mau aku harus pulang keesokan harinya. Kabar buruknya, semua anak-anak udah kabur duluan sehingga gak ada yang bisa diharapin buat nganterin ke terminal terdekat(Bratang/Joyoboyo) besok pagi. Dan Lyn* P(jurusan Joyoboyo - Gebang - Kenjeran PP), lyn yang lewat daerah kos-kosan di Gebang, biasanya baru keliatan batang hidungnya mulai jam 7.

Ilustrasi Lyn (Sumber : Kaskus)
Aku gak mungkin nunggu sampai jam 7, wasting time banget, apalagi pasti lyn tersebut bakalan rame juga sama mahasiswa seGebang Raya yang tipenya kayak aku yang juga kepengen pulang kampung pagi-pagi. Akhirnya, aku mutusin buat nyoba naik Lyn S, Lyn jurusan Kenjeran - Keputih - Terminal - Bratang PP yang biasanya lewat jalan Arif Rahman Hakim.

Pagi-pagi buta, sekitaran pukul 05.30 aku udah siap berangkat, keputusanku nyoba naik Lyn S memiliki konsekuensi aku harus jalan kaki dulu sekitaran 1 km-an dari Gebang. Gak pa pa deh, apapun pokoknya aku jabani buat pulang secepatnya. Hitung-hitung olahraga juga. :)



Sampai di Arif Rahman Hakim, aku nunggu lyn warna biru itu di seberang jalan. 5 menit, 10 menit, 15 menit, gak nongol-nongol tuh lyn. "Jangan-jangan lyn S ini emang nggak ada yang lewat kalau pagi buta gini kayak lyn S" pikirku.

Justru yang terus-terusan nongol sejak aku jalan kaki dari Gebang ke Arif Rahman Hakim tadi adalah lyn WK (jurusan Wilangon - Keputih PP). Nih lyn sepertinya reliable banget, gak sampai 5 menit pasti sudah ada yang nongol lagi.

Dan AHAAA! Baru inget, waktu aku gowes pertama ke Tugu Pahlawan dulu, sempet lihat lyn WK lewat sana. Dan Tugu Pahlawan kan jalur bus kota. Berarti aku bisa naik lyn ini dong buat mencapai Bungurasih nantinya. Walaupun bertolak arah seh sebenarnya. Daripada di-PHP lyn S yang nggak tau kapan munculnya nanti, akhirnya secara terpaksa aku naik LYN WK.

Lyn WK yang bewarna kuning dengan atap hijau ini melewati Gebang Putih kemudian sampai di Klampis belok kanan melewati Jalan Kertajaya dan menuju Darmahusada. Setelah di Darmahhusada, lyn ini muter-muter lewat Universitas Airlangga(UNAIR) kampus B lalu A kemudian melewati jalan-jalan kecil yang aku nggak tahu namanya.

Tengok kanan-kiri, ternyata lyn WK ini juga lewat Stadion Gelora 10 November dan jalan Kusuma Bangsa yang merupakan jalan dimana ada HiTech Mall, pusat laptop dan perangkat komputer di Surabaya.

Akhirnya setelah lewat kapas krampung, sampai juga di Tugu Pahlawan. Lyn berhenti di lampu merah sebelum perempatan. Sebuah bus kota jurusan JMP secara kebetulan juga berhenti di seberang jalan. Seorang penumpang ibu-ibu bergegas turun. Harusnya sih aku ikut turun. Tapi entah kenapa, sekarang aku sama-sekali nggak punya niatan buat turun. Niatku yang pengen pulang cepet udah ganti pengen berkelana melihat jalur yang dilewati lyn WK ini sampai ke Wilangon. Toh nanti disana pasti ada bus yang ke Bungurasih.

Ternyata setelah lewat tugu Pahlawan, lyn terus melaju ke barat melewati Pasar Turi dan PGS(Pusat Grosir Surabaya). Uniknya, lyn ini tetap terus ke barat sampai masuk Jalan Tol. WTF! Lyn masuk tol? baru kali ini aku temui.

Setelahnya, lyn melewati Kalimati yang merupakan jalan utama ke arah Gresik. Aku begidik, Di area yang juga kawasan industri ini terlihat banyak sekali truk-truk trailer besar yang lewat dan sangat berbahaya bagi pengguna jalan lainnya. Tak heran daerah ini disebut-sebut sebagai jalur tengkorak karena sering kali terjadi kecelakaan.

Sekitar pukul tujuh-an lebih, akhirnya aku sampai di Wilangon, tepatnya di Terminal OsoWilangon(T.O.W). Aku berikan uang 10 ribuan ke sopirnya, si sopir kemudian tanya aku tadi naik dari mana, aku jawab "Gebang" dan ternyata cuma kembali 2 ribu. Berarti dari Gebang-Wilangon tarifnya 8 ribu.

Baru inget kata temenku, lyn WK mematok tarif secara progresif tergantung jarak yang ditempuh penumpang.  Berbeda dengan lyn lainnya yang memasang tarif flat jauh-dekat sama yaitu sebesar Rp. 5000,  Wajar sih, karena rute lyn WK ini memang jauh banget, dari terminal keputih di ujung Surabaya Timur, hingga Terminal Osowilangon di perbatasan Gresik. Apalagi nih lyn juga harus bayar retribusi tol juga.

Dari Terminal Osowilangon, ke Bungurasih aku naik bus Damri Patas yang via Tol. Bus Damri ini kece banget, masih keliatan baru, ada ACnya pula. Dari Osowilangon ke Bungurasih pun cuma dipatok 7 ribu rupiah saja.

Rute dari Kos : Jalan Kaki Ke Arif Rahman Hakim - Lyn WK - Bus Kota ke Bungurasih

Hmmm, kalau dipikir-pikir lagi, mungkin aku satu-satunya orang/mahasiswa di daerah sekitaran kampus yang pernah ke Bungurasih tapi lewat Wilangon dulu. Jauh seh, jauuh banget! suer! Hahaha, aku jadi ketawa sendiri sekarang. Waktu yang ditempuh juga lama banget. Satu setengah jam-an lebih buat sampek ke Bungurasih. But wait, sepertinya rute ini(Gebang - Terminal Osowilangon - Bungurasih) bisa jadi alternatif buat yang pengen pulang pagi-pagi buta karena Lyn WK sejak pagi udah beroperasi.

Suatu saat nanti, mungkin aku harus nyoba berangkat lebih pagian lagi, habis subuh thet gitu dikala langit masih gelap langsung cegat nih Lyn. Oh iya, sekalian juga nyoba manuver rute yang (Gebang - Tugu Pahlawan - Bungurasih) tentunya. (ren)

*Lyn(baca : len) : merupakan angkutan sejenis angkot atau bemo yang banyak beroperasi di daerah Kota Surabaya. Selain karena sering ngetem nunggu penumpang, angkutan ini sudah mulai ditinggalkan karena banyaknya pengguna jalan yang menggunakan sepeda motor.