Naik GO-JEK ke Bandara

Kebanyakan bandara (airport) di Indonesia dibangun letaknya jauh di pinggir kota sehingga aksesnya hanya bisa dicapai dengan kendaraan pribadi atau transportasi khusus. Alhasil biaya atau tarif untuk sampai ke bandara sendiri bisa dibilang cukup mahal. Jika sebelumnya saya sudah pernah post tentang mudahnya kemana-mana naik GO-JEK, disini akan saya share pengalaman saya ke bandara naik GO-JEK.

Bisa nggak sih GO-JEK masuk Bandara? Bisa Banget!

Pada awalnya saya sempat ragu apakah GoJek bisa masuk bandara apa nggak, karena sepengetahuan saya bandara itu udah dikuasai oleh taksi-taksi baik yang resmi maupun gelap. Namun setelah browsing kesana-kemari akhirnya ketemu juga orang-orang yang sudah pernah ke Bandara naik GoJek. Sempat tanya ke teman yang magang di kantor GO-JEK ternyata memang bisa. Cuma nanti memang pas di Bandara kalau perlu secara sukarela kita mbayarin tiket parkir buat drivernya.

Tarif Murah ke Bandara dengan GoJek

Saya-pun akhirnya dengan berani memutuskan untuk naik GoJek ke Bandara(dalam hal ini bandara Juanda di Sidoarjo). Sehari sebelumnya, saya sudah melakukan top-up GO-PAY melalui ATM karena terdapat potongan tarif sebesar 25% untuk pembayaran dengan GO-PAY. Saya memesan GO-JEK jam 4 pagi karena pesawat saya berangkat pukul 05.45.  Saya pilih GO-RIDE kemudian saya masukkan alamat penjemputan dan terminal bandara tujuan, Dari daerah tempat tinggal Saya di Keputih sampai ke Bandara sebenarnya kena tarif 40ribuan, tapi karena pembayarannya saya dengan GO-PAY alhasill cuma kena tarif 30ribuan saja. Tarif yang sangat murah bila dibandingkan dengan harus naik taksi bisa jadi kena tarif hampir 100ribu.

Naik GoJek ke Bandara Lebih Cepat

Walaupun saya pesan GoJeknya sepagi itu, saya langsung dapat driver tanpa perlu menunggu lama. Si driver langsung paham ketika saya jelaskan mau ke Terminal sekian di Bandara. Kamipun langsung tancap gas menuju ke tempat tujuan. Untuk mempersingkat waktu tempuh, si driver lewat jalan-jalan tembus kecil sehingga tak sampai lebih dari 30 menit saya sudah tiba di Bandara. Bayangkan saja kalau naik mobil pasti lebih jauh karena harus lewat jalan raya / muter tol, belum lagi kalau siang pasti macet.

Pesan GoJek dari dalam Bandara

Nah, yang ini saya juga sempat ragu karena saya pikir bakalan jarang GO-JEK yang mangkal di sekitar Bandara. Tapi waktu itu saya nekat saja mencobanya karena landing malam hari dan gak ada orang yang jemput. Pas coba pesan di aplikasinya ternyata ada banyak juga loh GO-JEK yang mangkal di sekitar bandara.

GO-JEK yang mangkal di sekitar Bandara
Saya pesan seperti biasa dengan mencantumkan keterangan di depan terminal mana saya menunggu. Tak sampai sekitar 15 menit si driver udah siap di depan buat mengantarkan. Cuma memang harus cukup jeli karena driver yang masuk bandara biasanya gak pakai seragam GoJek untuk menyamarkan dirinya.

So, kesimpulannya bandara bukan tempat terlarang buat naik GO-JEK, bahkan sepertinya malah lebih mudah naik GO-JEK dari bandara daripada dari terminal bus atau stasiun karena di bandara tidak ada Ojek Pangkalan (OPANG). GO-JEK benar-benar cara yang paling mudah dan sangat membantu orang-orang yang sebenarnya nggak punya terlalu banyak budget seperti saya ini buat menghemat ongkos perjalanan ke bandara. :)