7 Jenis Aplikasi Keuangan Pribadi yang Bermanfaat untuk Keperluan Sehari-hari

Di era generasi milineal saat ini, sepertinya hampir semua hal sekarang bisa dilakukan via smartphone. Tak terkecuali hal-hal yang berkaitan dengan keuangan. Banyak aplikasi-aplikasi smartphone baik yang berbasis Android maupun IOS yang  sangat bermanfaat untuk keperluan sehari-hari. Mulai dari hal mendasar seperti mencatat keuangan hingga melakukan investasi. Berikut ini beberapa jenis aplikasi keuangan yang menurut saya perlu dimiliki oleh milineal.



#1 Mobile Banking

No doubt. Memiliki rekening di bank saat ini sudah menjadi suatu kebutuhan, mengingat banyak pembayaran seperti gaji atau transaksi barang dilakukan melalui rekening bank. Pergi ke kantor bank untuk mengecek saldo dengan mencetak buku bisa saya bilang sudah So Yesterday, begitupun dengan pergi ke ATM dan rela berlama-laman antre hanya untuk cek saldo.

Hampir semua bank sudah menyediakan fasilitas mobile banking ini sehingga berbagai transaksi seperti cek saldo, transfer, cek riwayat debit dan kredit dapat diakses dengan mudah kapan saja dan dimana saja secara real time. Aplikasi mobile banking ini bahkan trennya mulai menggantikan fungsi dari buku tabungan sehingga banyak produk bank yang tidak memberikan buku tabungan kepada nasabahnya, cukup akun Mobile Banking saja seperti Tabungan Xpresi BCA. Lebih jauh lagi, beberapa bank mulai berlomba-lomba menyediakan aplikasi keuangan mobile banking yang kekinian dan sesuai minat milineal seperti Jenius BTPN dan digibank DBS.


Jenius vs digibank
Beberapa orang yang enggan menggunakan mobile banking memiliki alasan takut boros. Padahal, menurut saya dengan adanya mobile banking ini akan jauh lebih hemat waktu, tenaga dan bisa memonitor pengeluaran dengan mudah. Perihal nanti akan lebih mudah membelanjakan uang, saya kira ini tergantung diri sendiri saja dalam mengontrolnya.

#2 Pencatat Keuangan / Money Manager

Mencatat keuangan pribadi secara harian memang terlihat membosankan. Namun hal ini adalah hal yang penting karena dengan begitu Anda dapat mengetahui dengan pasti pos-pos mana saja yang menghabiskan pengeluaran terbanyak dan bisa ditekan nantinya. Dengan pencatatan ini juga, kita bisa melihat pengeluaran kita dari bulan ke bulan apakah meningkat atau menurun.

Aplikasi keuangan seperti ini banyak bertebaran di PlayStore ataupun AppleStore, sayangnya kebanyakan aplikasi memiliki limit dalam penggunaan seperti pembatasan jumlah jenis akun (rekening cash, rekening bank A, rekening bank B, rekening investasi dst). Agar dapat menikmati fasilitas full, kita diharuskan membayar biaya langganan yang jumlahnya lumayan setiap bulannya.

 Dari banyak aplikasi pencatat keuangan pribadi harian yang pernah saya coba di internet, saya menemukan satu aplikasi yang benar-benar sangat mudah digunakan, fasilitas lengkap dan limit yang diberikan tidak terlalu membatasi yaitu MoneyManager by RealByte Inc. Walaupun tampilannya sederhana, it works! Aplikasi ini dapat memperlihatkan pos-pos pemasukan dan pengeluaran dalam bentuk diagram lingkaran dalam kurun waktu tertentu setelah Anda mencatatnya. Jika menginginkan full version pun, hanya perlu membayar Rp44.000 saja untuk selamanya.

Aplikasi Money Manager by RealByte Inc.

Hingga tulisan ini diposting, saya sudah rutin dan istiqomah mencatat pengeluaran dan pemasukan harian di aplikasi ini selama 5 bulan.

#3 Transfer Uang Gratis

Memiliki mobile banking saja tidak cukup. Terkadang keadaan mengharuskan kita untuk melakukan transfer ke rekening bank yang berbeda. Alhasil, mau tidak mau kita harus merelakan biaya transfer sebesar Rp6500,-. Jika transfer hanya dilakukan sesekali, mungkin tidak terlalu menjadi masalah, namun jika Anda sering melakukan transfer berbeda bank tiap harinya saya Anda harus  mencoba aplikasi Flip

Dengan aplikasi Flip, kita bisa mengirimkan / melakukan transfer uang secara gratis untuk bank-bank tertentu. Review atau ulasan lengkap saya tentang aplikasi ini bisa di baca di post tentang Aplikasi Flip.

Aplikasi Flip

#4  PPOB (Payment Point Online Bank)

PPOB adalah sistem untuk melakukan segala jenis pembayaran mulai dari pembelian pulsa, pembayara tagihan listrik hingga pembayaran kredit. Sebenarnya, fitur PPOB ini sudah tersedia di berbagai Aplikasi Mobile Banking, namun memang terkadang belum lengkap. Selain itu untuk kasus tertentu seperti untuk pembelian pulsa mengharuskan nominal agak besar.

Dengan adanya aplikasi PPOB ini, Anda dapat dengan mudah melakukan pembelian atau pembayaran, misal untuk pembelian pulsa di kala darurat. Aplikasi khusus PPOB biasanya juga memilki harga produk yang lebih murah serta berbagai tawaran diskon dan komisi yang menarik sehingga bisa menghemat pengeluaran pula. Dengan memiliki aplikasi PPOB ini, bahkan kita bisa sekaligus memiliki usaha sampingan penjualan pulsa dan pembayaran tagihan.

Beberapa aplikasi khusus PPOB yang bisa dipasang secara gratis di antara lain adalah KUDO dan AyoPop.

Aplikasi KUDO
(pic : kumpul-bacaan.blogspot.com / saldo bukan milik saya)

#5  Kredit / Pinjam Uang Online

Aplikasi jenis ini sebenarnya tidak saya sarankan dan sebaiknya dihindari karena bagaimanapun berhutang jika tidak dalam keadaan yang benar-benar mendesak bukan lah pilihan yang bagus.  Dari pengamatan saya, bunga pinjaman dan biaya administrasi yang diberikan aplikasi keuangan untuk kredit online seperti ini sangat tinggi, bahkan saya pernah ketemu yang bunganya hingga lebih dari 30% untuk tiap bulan. 

Aplikasi Pinjam Uang Cepat di PlayStore

Besar pinjaman yang bisa diberikan pun sebenarnya juga tidak terlalu banyak berkisar antara 500ribu hingga beberapa juta. Dengan jumlah pinjaman segitu dari pada berhutang pada aplikasi, saya rasa lebih baik berhutang ke teman atau saudara saja yang mana pastinya tidak dikenakan bunga. :)

Walaupun demikian, jika Anda benar-benar buntu dan tidak ada pilihan lain, silakan mencoba meminjam uang dengan aplikasi seperti ini. Proses pencairan pinjaman dari berbagai review yang saya baca memang cukup cepat dan hanya perlu upload KTP dan data diri saja. Namun sebelum benar-benar menggunakan, sekali lagi saya peringatkan untuk menghitung kembali kemampuan finansial untuk membayar tagihan saat jatuh tempo nanti.

#6 Investasi

Nah, ini dia jenis aplikasi keuangan yang menurut saya jauh lebih menarik daripada aplikasi pinjam uang. Yup, aplikasi untuk investasi. Dengan dana yang minimal mulai dari Rp50.000 anda dapat melakukan investasi di berbagai instrumen keuangan seperti reksadana dan emas. Imbal baliknya lebih tinggi dari pada mengendapkan uang di bank. Walaupun demikian, investasi tersebut tentunya bukan tanpa resiko. Anda perlu mempelajari terlebih dahulu dengan teliti mengenai cara kerja dan prospek sebuah investasi sebelum benar-benar menginvestasikan uang Anda.

Aplikasi investasi reksadana KelolaApp
(pic : kelolaapp.com / saldo bukan milik saya  )


Selain itu, Anda juga perlu hati-hati dalam memilih aplikasi investasi. Pastikan anda investasi melalui aplikasi yang sudah terpecaya. Beberapa aplikasi investasi yang terpecaya menurut pengalaman saya yaitu Bareksa, Kelola dan e-Mas.

#7  Aplikasi Info Keuangan

Aplikasi info keuangan seperti dari Cermati dan Asetku menyajikan berbagai informasi keuangan terkini secara ekstensif. Anda dapat dengan mudah menemukan berbagai produk keuangan mulai dari tabungan hingga instrumen investasi melalui aplikasi ini.

Aplikasi Cermati
Itu lah 7 jenis aplikasi keuangan pribadi yang bermanfaat untuk keperluan sehari-hari. Sebagai generasi milineal, mengelola keuangan dengan baik adalah keharusan. Jangan sampai dengan adanya teknologi, sifat konsumtif dan boros malah menjadi yang dominan.  Semoga informasi tentang aplikasi-aplikasi di atas dapat membantu kita untuk mengelola keuangan lebih baik.