Review OVO - Aplikasi Dompet Digital dari Lippo Group

Semenjak pindah ke kantor baru yang letaknya di pusat kota jadi sering nge-mall walaupun nge-mallnya cuma buat makan siang di kantin karyawan. Akibatnya secara tidak langsung jadi sering merhatiin tenant-tenant yang berjejeran di mall. Satu hal yang menarik saya adalah saya mulai menjumpai banyak tenant di mall-mall Jakarta yang di depannya memasang banner “Cashback 10% untuk pembayaran dengan OVO Pay”. Nah, tepat sekali momennya ketika Grab mengintegrasikan pembayarannya dengan OVO, alhasil mau tidak mau saya ikutan mendaftar OVO karena sering menggunakan layanan GrabBike sebagai alternatif GoJek. Tahu sendiri kan kadangkala GoJek tarifnya mencekik terutama saat rush hour. Berikut ini adalah review OVO Pay saya ketika menggunakan layanan dompet keuangan ini.





Sebagai informasi, OVO adalah aplikasi dompet digital yang dikembangkan oleh PT. Visionet Internasional yang mana berafiliasi dengan Lippo Group. Dengan aplikasi ini, pengguna dapat melakukan deposit untuk melakukan berbagai transaksi pembayaran di berbagai merchant yang bekerja sama dengan OVO. Salah satu keunggulan dari OVO ini adalah merchant yang bekerja sama cukup banyak terutama merchant tenant di mall-mall milik Lippo Group. Selain itu, Grab juga telah mengintegrasikan pembayarannya menggunakan dompet digital ini.


Pendaftaran OVO


Awalnya saya tidak berniat mendaftar OVO. Namun karena Grab yang mengintegrasikan layanan dompet digitalnya dengan OVO, saya pun akhirnya mendaftar agar gak perlu ribet lagi pas naik Grab. Cara daftar OVO cukup mudah. Tinggal download aplikasi OVO di PlayStore, kemudian isi data diri yang diperlukan. Pastikan nomor telepon yang digunakan sama dengan no telepon yang digunakan pada Grab. Untuk dokumen yang perlu disiapkan hanyalah fotokopi KTP saja.

Ga pake lama, permohonan pendaftaran biasanya akan segera diproses oleh OVO. Saya sendiri disetujui pendaftaran akun saya satu hari selanjutnya, jadi bisa dibilang cukup cepat. Sampai di sini, sebenarnya akun OVO sudah bisa digunakan untuk melakukan transaksi, tentunya setelah Anda melakukan top up. Setelah berhasil mendaftar, saya langsung menautkan akun Grab ke akun OVO melalui menu Payment di aplikasi Grab sehingga akhirnya dua aplikasi tersebut terintegrasi. 



Cara Top Up OVO


Cara top up OVO cukup mudah. Di dalam aplikasi, pengguna bisa melakukan klik pada menu Top Up selanjutnya memilih metode top up yang diinginkan. Untuk metode transfer bank sayangnya hanya tersedia pilihan transfer ke NOBU Bank. Jika Anda tidak punya rekening ini, Anda bisa memilih transfer melalui ATM bersama. Namun, sepertinya Anda akan terkena biaya transfer antar bank yang biasanya sebesar Rp6.500,-.

Cara top up OVO selanjutnya yang ada di aplikasi adalah melalui merchant. Anda bisa melakukan top up langsung di merchant berlogo OVO Zone. Sedangkan cara terakhir jika Anda tidak bisa menemukan merchant OVO ataupun tidak mau kena biaya transfer adalah dengan menggunakan Debit card atau Credit Card.

Pro Tips : Jika akun OVO sudah terintegrasi dengan aplikasi Grab, top up OVO juga bisa dilakukan melalui metode top up yang ada di Grab. Metode top up OVO melalui Grab ini lebih beragam mulai dari Bank BCA, jaringan retail Alfamart, Credit/Debit Card, hingga top up melalui Driver Grab.


Cara Menggunakan OVO di Grab


Anda bisa menggunakan OVO di Grab dengan memilih OVO Balance sebagai metode pembayaran sebelum memesan GrabBike atau GrabCar. Pastikan saja saldo OVO Cash yang dimiliki cukup sebelum memesan. Banyak keuntungan yang bisa didapatkan dengan menggunakan OVO, selain lebih praktis,  akhir-akhir ini OVO x Grab bahkan sering memberikan diskon (Bahkan pernah cuma bayar 1 rupiah saja). Lumayan lah bisa menghemat pengeluaran harian.

Cara Membayar dengan OVO di Kasir


Awalnya saya sempat tidak yakin apakah pembayaran OVO memang diterima di merchant mall yang memasang cashback 10%. Jangan-jangan pas mau bayar si kasirnya menolak lagi karena bakal ribet. Akhirnya karena saya penasaran, saya bersama teman saya yang waktu itu di mall dan sedang berbelanja barang di salah satu merchant - Miniso mencoba menggunakan pembayaran OVO.

Saya kira sistemnya adalah dengan menscan QR Code dengan aplikasi OVO di HP saya, namun ketika saya perhatikan sewaktu mengantri tidak ada QR Code OVO di sekitar kasir. Pas sudah di depan dan saya bilang mau bayar dengan OVO, si mbak kasirnya bilang untuk memastikan internet saya kuat. Dan ternyata, mbaknya meminta saya menuliskan nomor telepon akun OVO saya di semacam mesin EDC khusus OVO. 

Setelah saya memasukkan nomor telepon, aplikasi OVO di handphone saya langsung mengeluarkan notif untuk verifikasi PIN. Mesin EDC tadi seketika langsung mengeluarkan bukti pembayaran ketika saya sukses memasukkan nomor PIN di HP. Wah, lumayan mudah juga ternyata. Di saat itu pula, cashback 10% ke OVO Points diterima. Lumayan kan kalau belanja banyak bisa dapat 10% daripada tidak sama sekali.


Cara Menggunakan OVO Points


Nah, sekarang saya  sudah dapat OVO Points, dan untuk apa OVO Points ini? Setelah saya pelajari OVO Point ini ternyata bisa digunakan untuk membayar merchant, membeli pulsa/paket data/PLN atau ditukarkan dengan voucher deals khusus yang ada di aplikasi OVO. Kursnya yaitu Rp1 = 1 OVO Points.


Secara umum penggunaan OVO cukup mudah, banyak merchant yang bekerja sama dan promonya pun lumayan menarik. Namun mungkin untuk metode top up bisa lebih diperbanyak agar lebih memudahkan pengguna lagi. 

Oke itu dia review OVO pribadi dari saya. Selamat mencoba layanan dompet digital dari Lippo ini!